[ROADSHOW ITJ DEPOK] – Nonton Bareng Film Alif Lam Mim

Indonesia Tanpa JIL – Depok, 28/10/2017. Komunitas Indonesia Tanpa JIL yang berdiri tahun 2012 silam, sedang menggelar Roadshow di berbagai kota. Sibuk melaksanakan berbagai aktivitas dakwah demi tujuan memasifkan edukasi terkait bahaya #sepilis (sekulerisme, pluralisme dan liberalisme) yang diusung oleh Jaringan Islam Liberal (JIL). ITJ mengencarkan rangkaian Roadshow-nya dengan cukup serius.

Kemasan dalam agenda roadshownya pun bermacam-macam. Mulai dari kajian, bedah buku, talkshow hingga pemutaran film. Sebelumnya, ITJ Chapter Jakarta menggelar nobar film “Toejoeh Kata” di Aula Rabbani Rawamangun.

Dan kali ini, giliran ITJ Chapter Depok mengagas nobar film “3” Alif Lam Mim yang diselenggarakan atas kerjasama antara LDK Senada STT NF dan Kopfi (Komunitas Pecinta Film Islam).

Peserta yang hadir kurang lebih 100 orang. Dan mereka terlihat sangat antusias menonton film Alif Lam Mim. Sebelum film diputar, Erwin Raja selaku bagian dari FAM Production sedikit memberikan pemaparan. FAM Production merupakan PH milik Ari Untung, produser film Alif Lam Mim tersebut.

Erwin menjelaskan proses pembuatan film tersebut termasuk bagaimana asal mulanya film tersebut yang tadinya masih berupa ide di warung kopi, hingga akhirnya terealisasikan dalam proses shooting, editing dan rilis pada Oktober 2015 lalu. Film tersebut sempat menjadi opening festival film di Amerika serta mendapatkan penghargaan di Jepang dan beberapa nominasi pula di Indonesia.

Tidak hanya Erwin, ada juga Dani Fitriansyah yang tidak lain adalah ketua dari LDK Senada STT NF. Beliau hadir dan memberi rangkuman setelah film Alif Lam Mim selesai diputar.

Dani memberikan komentar baik terkait film tersebut, dan mengajak para penonton yang lain, khususnya anak-anak muda Islam untuk selalu memegang teguh Al-Quran dan Hadits. Agar kita tidak ikut terjerembab dalam kubangan Liberalisme.

Peserta juga mendapatkan doorprize, satu doorprize terbesarnya yakni satu smartphone keren. Dengan tawaran menjawab beberapa pertanyaan terkait bahaya Islam Liberal yang ditawarkan oleh JIL.

Dipenghujung acara nobar, Erwin mengajak peserta nobar untuk berhati-hati dengan gambaran yang ada di film yang mana itu hanya ditayangkan satu minggu di bioskop-bioskop. Sebab ibarat ramalan, beberapa kejadian dalam film tersebut ada yang sudah benar- benar terjadi. Dalam pesan cerdas dari film 3 Alif Lam Mim tersebut kita jadi bisa sadar bahwa Terorisme yang terjadi di beberapa tempat itu sejatinya ulah siapa.

“Jika dahulu film Alif Lam Mim dicari banyak orang untuk dicekal, tapi kini biar film ini saja yang mencari penontonya”, ujar Erwin.

Dan masih banyak pesan motivasi positif lainnya yang tergambar dalam dalam film yang disutradarai oleh Anggy Umbara ini yang bisa kita petik.

Jika agenda roadshow ITJ di Depok saja sudah cukup memukau, bagaimana roadshow di kota-kota lainnya? Nantikan kedatangan #IndonesiaTanpaJIL dikota Anda. (ITJ Depok)