Pesantren Kilat SMKN 3 Depok Gandeng Komunitas #IndonesiaTanpaJIL

Kimdepok.com – Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, SMKN 3 Depok mengadakan pesantren kilat (sanlat) terakhir yang di tutup secara istimewa dan berkesan.
Dimana pada pelaksanaan sanlat terakhir tersebut, SMKN 3 Depok menggandeng Indonesia Tanpa JIL, Pensil Bambu dan Student Safety Net. Untuk tahun ini, SMKN 3 Depok mengangkat tema “Kokohkan hati dengan iman taklukkan dunia dengan qur’an”.

Lusi Triana selaku Kepala Sekolah SMKN 3 Depok mengungkapkan, kegiatan ini diadakan dengan tujuan mempersiapkan mental spiritual siswa-siswi untuk menghadapi bulan suci Ramadan. Selain itu, pesantren kilat merupakan suatu kegiatan yang sangat positif untuk dilakukan dalam rangka membentuk karakter Islami pada siswa di sekolah. Melalui kegiatan pesantren kilat pula dapat membangun akhlakul karimah di antara para siswa.

“Pesantren kilat ini kami lakukan di sekolah untuk mempersiapkan mental spiritual siswa kami agar siap menghadapi bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini kami juga memperkenalkan kepada mereka untuk menjadikan masjid sebagai wadah mempersatukan umat serta memberikan pendidikan agama Islam sejak dini kepada teman untuk membentengi akhlak dan moralnya agar tidak terpengaruh pada budaya global yang negatif,” tuturnya, Kamis (16/06/2016).

Ia mengungkapkan, pelaksanaan pesantren kilat ramadhan SMKN3 kali ini selain mengkaji Al Qur’an dalam kaitannya dengan perbaikan ahlak dan tingkah laku juga menggandeng KPB dan SSN serta ITJ (Indonesia Tanpa JIL) Dalam rangka membangkitkan kewaspadaan siswa menghadapi JIL yang merebak di masyarakat, agar mereka mengenal dan memahami betapa bahayanya pemikiran Islam Liberal.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini kami menggandeng sejumlah komunitas untuk memberikan materi terkait kewajiban kita untuk dapat bergerak secara nyata dan juga paham betapa bahayanya pemikiran Islam Liberal kepada para siswa kami. Hal ini ditandai dengan antusiasme yang cukup tinggi dari para peserta untuk menyimak materi yang diberikan. Dengan semangat ini pula, diharapkan akan lahir pemimpin-pemimpin muda yang paham dan taat pada ajaran islam, peduli dan paham akan bahayanya islam Liberal,” pungkasnya.

Penulis : Hendra/KIM Kel. Abadi Jaya
Editor : Redaksi KIM Kota Depok