Kajian Bertema LGBT, Teras Dakwah Penuh

Sabtu (03/10) #IndonesiaTanpaJIL Chapter Jogja bekerjasama dengan Teras Dakwah menggelar KPI dengan tema “LGBT Menurut Pandangan Psikologi”.

Kajian Pemikiran Islam atau KPI ini merupakan kajian yang diselenggarakan rutin setiap 2 pekan sekali (kajian dwi pekanan)  oleh pengurus #IndonesiaTanpaJIL Chapter Jogja. Bertempat di Jl. Sorogenen, Nitikan, Jogja, Kajian ini dimulai pukul 16.00 WIB.

Dibimbing oleh dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sekaligus seorang psikolog muda yakni Bapak Very Julianto, M. Psi. Beliau memaparkan tentang Gender Identity Disorder (Gangguan Identitas Jenis Kelamin dan Seksual) dan jenis-jenisnya, antara lain transeksual, transvestisme dan homoseksual.

Istilah LGBT (Lesbian, Gay, Bisexsual, Transgender) mungkin belum terlalu populer di masyarakat awam. Namun geliat golongan minoritas ini mewabah hampir diseluruh kota besar di Indonesia bahkan diseluruh dunia.

Para pelaku LGBT identik dengan penyimpangan perilaku seksual. Tak segan-segan mereka membentuk komunitas-komunitas untuk memproklamirkan keberadaannya yang ingin diakui sebagai anggota masyarakat yang normal.

Di Indonesia, masyarakat yang mayoritas muslim pun digiring pada opini  yang menganggap bahwa perilaku yang dimiliki para kaum LGBT adalah wajar dan keberadaannya harus tetap dilindungi dari berbagai tekanan pihak-pihak yang menolaknya. Opini masyarakat pun terus diarahkan pada opini kebebasan atau liberalisme serta hak asasi, sehingga menurut mereka pengidap LGBT mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan kehidupan secara layak di tengah masyarakat.

 “Saya ingat Ustadz Adian Husaini pernah bilang kalo kajian seperti ini (LGBT) harus digalakan terus menerus, untuk mencerahkan umat. Jadi, menurut saya, ITJ Jogja paling tidak sudah melakukan langkah kecil untuk mencerahkan dan memberitahu masyarakat umum tentang apa itu LGBT”, komentar Ivan salah satu peserta kajian.

Beberapa peserta kajian yang hadir dalam KPI pekan ini merupakan mahasiswa S1 maupun S2 jurusan Psikologi dan diantaranya concern terhadap dinamika LGBT. Antusias peserta kajian yang tinggi, dibuktikan dengan banyaknya peserta yang ingin mengajukan pertanyaan sehingga tak terasa waktu diskusi telah habis. Kajian diakhiri dengan Shalat Maghrib berjamaah.

#IndonesiaTanpaJIL Chapter Jogja dalam waktu dekat akan menggelar kajian-kajian ilmiah masih seputar LGBT yang akan dikupas tuntas dari berbagai perspektif. (gusti)