Dakwah Kreatif Akan Terus Diusung #IndonesiaTanpaJIL

Ahad, 17 Mei 2015, menjadi sebuah perhelatan besar tahun ini. Gerakan #IndonesiaTanpaJIL (ITJ) menggelar “Milad ketiga” dengan tema “From Zero To Heaven”, mengenal sosok para pendakwah, dari nol hingga perjalanannya meraih surga. Acara yang dihadiri oleh Hilman Rosyad, Lc dan Teuku Wisnu ini diadakan di Aula Rabbani, Jl. Pemuda No. 1, Jakarta Timur.

“Dakwah itu tidak boleh keras. Saya merasakan betul bagaimana harus mendakwahkan istri sendiri. Perlahan tapi bagaimana dakwah tersebut bisa diterima dengan baik. Alhamdulillah, istri saya akhirnya berjilbab, setelah saya beri pemahaman.” Ujar Teuku Wisnu membuka sesi perjalanan dakwahnya.

teuku1

Dalam perjalanannya, Teuku Wisnu pun memulai dakwahnya dengan belajar, dengan mendatangi majelis-majelis ilmu dan mengajak serta istrinya bahkan hingga hampir larut malam. Sama seperti apa yang Ustadz Hilman jelaskan, “Belajar agama adalah kebutuhan. Maka jalanilah dengan ikhlas hanya karena Allah.” Ujar seorang lulusan LIPIA itu.

Dalam kesempatan sebelumnya, Koordinator Pusat ITJ menekankan kembali bahwa ITJ adalah gerakan yang terbuka bagi siapa saja. Setiap kalangan boleh bergabung. “Bahkan di awal pergerakan, yang gabung di ITJ hanya sedikit, sekitar dua sampai tiga orang. Kemudian bertambahlah anggotanya di tahun kedua dan ketiga.”

Ke depannya, ITJ akan terus istiqomah menguatkan perjuangannya dan menyampaikan dakwah dengan ide kreatif. “Kita harus punya cara baru, yakni menyampaikan dakwah kita dengan cara yang kreatif seperti yang selama ini ITJ usung. Semoga makin banyak orang yang tercerahkan. From Zero To Heaven.” tutup Candra,  (Ajeng)