From Zero To Heaven, Sebuah Militansi Tanpa Henti

From Zero To Heaven, sebuah tema yang mengiringi “Milad ketiga” gerakan #IndonesiaTanpaJIL, Ahad, 17 Mei 2015, di Aula Rabbani Rawamangun, Jl. Pemuda No. 1, Jakarta Timur. Acara yang dihadiri oleh narasumber seperti Hilman Rosyad, LC, seorang pakar sirah nabawiyah dan parenting Islam, juga ada Teuku Wisnu, seorang aktor yang kini mendalami dunia dakwah.

“Kalau mau masuk surga, ya mati dulu.” Jawab Ustadz Hilman setelah MC, Sabil, menanyakan bagaimana caranya masuk surga. Jawaban yang agak ‘nyeleneh’ seperti ini memang ciri khas seorang Ustadz Hilman. “Yakni mati yang husnul khotimah. Kalau mau husnul khotimah, maka harus husnul bidayah. Berbuat kebaikan di akhir dan di awalnya. Ketika sudah berbuat baik di awal, maka istiqomahlah.” Lanjut seorang lulusan Universitas Islam Madinah ini.

milad

Selain Ustadz Hilman dan Teuku Wisnu, Milad ketiga ITJ ini juga dihadiri beberapa pengurus awal gerakannya, seperti Fajar Kristianto, Koordinator Pusat ITJ kedua, sebelum Ade Candra yang sekarang menjabat. Selain itu, dihadirkan pula untuk berbincang bersama MC yaitu Zaky Ahmad Rivai (ITJ Jogja), Muhammad Azka (ITJ Tangerang), Ade Candra (Koordinator Pusat), dan tentunya Indra Pratama (Ketua Pelaksana).

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman panitia atas militansi dan kerja kerasnya selama ini. Terus bergerak dan mengedukasi ummat tentang bahaya sepilis. Ketika musuh-musuh penuh keseriusan dalam menghancurkan Islam, jangan sampai aktivis Islam berleha-leha dalam menegakkan Islam.” Ungkap Indra Pratama, bangga.

milad1

Di sesi terakhir, acara ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Ustadz Hilman. Dalam doanya tersebut, Ustadz Hilman mendoakan seluruh pegiat dakwah agar istiqomah di jalan Allah, dan memohon ampun atas kesalahan yang diperbuat diri sendiri serta keluarga. Juga mendoakan agar ITJ bisa terus bergerak dan tidak berhenti di tahun ini. (Ajeng)