The Worldview of Islam, Standar Kebenaran Bagi Muslim

spinew2Kuliah kedua Sekolah Pemikiran Islam (SPI) #IndonesiaTanpaJIL kembali digelar pada hari Kamis malam, 12 maret 2015, di Aula INSISTS, Jakarta. Ustadz Wido Supraha yang hadir sebagai narasumber membawakan tema kuliah “The Worldview of Islam”.

Dalam penuturannya, Wido mengatakan bahwa banyak Muslim yang memiliki sudut pandang yang tidak dibenarkan oleh Islam. Hal ini, menurut beliau, adalah karena gamangnya pandangan hidup yang diambil akibat menggunakan referensi yang bukan berdasarkan kepada standar Haq atau standar kebenaran dalam Islam yang tercukupi dengan wahyu Al-Qur’an dan Sunnah.

Padahal, menurut Wido, “Setiap pandangan hidup tersebut akan membentuk aktifitas ilmiah yang akan menguatkan dasar-dasar keilmuan. Semestinya, seseeorang yang ‘alim maka dia pastinya adalah seorang yang beragama dan dekat dengan Rabb-nya.”

spinew1

Ustadz Wido pun memaparkan dalam periode dakwah di Mekkah, aspek worldview Islam yang ditekankan oleh Rasulullah saw adalah diantaranya Konsep Tauhid, Konsep Adab, Konsep Penciptaan, Konsep Hari Akhir, dan Konsep tentang Alam Raya. Selama tiga belas tahun dalam periode dakwah di Mekkah, masyarakat Islam kemudian diajak untuk mengenal Rabb, mengenal tujuan kehidupannya di dunia dan sebagainya, baru kemudiaan diikuti penekanan syari’at.

“Jangan ujug-ujug diseru, ‘Hei ayo shalat, kalo enggak nanti masuk neraka!’”, pungkas kandidat doktor dari Univ. Ibn Khaldun, Bogor, ini. (Rayung/ITJ)