Ingin Mengikuti Sekolah Pemikiran Islam? Begini Caranya

Gebrakan baru kembali dihadirkan oleh gerakan #IndonesiaTanpaJIL (ITJ). Gerakan yang dikenal aktif melawan pemikiran sesat ala sekularisme, pluralisme dan liberalisme ini akan meluncurkan program terbarunya berupa Sekolah Pemikiran Islam (SPI) pada tanggal 7 September 2014. Peresmian dibukanya SPI ini akan dilaksanakan bersamaan dengan studium generale pertama SPI yang terbuka untuk umum.

Tidak seperti kegiatan ITJ lainnya, ternyata untuk bisa tercatat sebagai peserta SPI ini membutuhkan berbagai persyaratan yang harus dipenuhi sebelumnya. Jika Anda tertarik untuk mengikuti SPI, berikut persyaratan utama yang harus diperhatikan.

Pertama, peserta harus direkomendasikan dari lembaga yang sudah menerima undangan. Mengingat keterbatasan kuota, angkatan pertama SPI ini hanya menerima sejumlah 75 orang peserta yang berasal dari 16 lembaga yang terdiri dari 5 chapter ITJ meliputi ITJ Bekasi, ITJ Depok, ITJ Bogor, ITJ Tangerang, dan ITJ Cikarang, serta 11 lembaga dakwah berbasis kampus dan kemahasiswaan. Berikut ini adalah daftar lengkapnya :

1. LDK UNJ
2. LDK UIN Syarif Hidayatullah
3. LDK Salam UI
4. KAMMI Madani
5. KAMMI UNJ
6. KAMMI LIPIA
7. KAMMI Al-Faruq
8. KAMMI Komda Bogor
9. IMM UMJ
10. RISKA
11. LDK USBI
12. ITJ Depok
13. ITJ Bekasi
14. ITJ Tangerang
15. ITJ Bogor
16. ITJ Cikarang

Kedua, aktif dalam kegiatan dakwah di lembaganya dan lulus seleksi pembuatan karya tulis dengan tema ghazwul fikri.

M. Irfan Nail, yang diamanahi sebagai Kepala Sekolah SPI pada angkatan pertama ini, menjelaskan bahwa kegiatan SPI ini sudah disosialisasikan kepada pengurus Chapter ITJ dan LDK yang sudah terdaftar. “Animo mereka luar biasa besar! Mereka langsung sigap mengkoordinasikan jajarannya perihal SPI ini, bahkan di salah satu lembaga ada yang meminta kuota lebih kurang 20 kursi. Meski demikian, akan tetap ada seleksi. Insyaa Allah, target kita sebesar 75 peserta akan tercapai,” ungkapnya.

Dalam perkembangannya, banyak lembaga yang belum terdaftar meminta untuk dapat diundang sebagai peserta SPI. Permintaan SPI juga banyak disuarakan oleh Chapter ITJ dan LDK dari luar Jabodetabek agar SPI didakan di kota mereka. Sayangnya, keinginan tersebut belum dapat dipenuhi untuk saat ini, mengingat ITJ Pusat akan fokus terlebih dahulu agar pelaksanaan SPI angkatan pertama ini dapat berjalan lancar sesuai target-target yang diharapkan.

Setidaknya, melalui SPI angkatan pertama ini, ITJ diharapkan mampu memainkan peran yang lebih kongkrit dalam arena perang pemikiran dan mengambil saham dalam upaya kebangkitan islam, sekecil apapun itu.

 “Insya Allah, masa depan yang gemilang itu, kejayaan yang pernah hilang di tangan kita, akan dapat kita kembalikan lagi. Dan saya berharap, Indonesia akan menjadi pemimpin kebangkitan ini” (Dr. Yusuf al-Qaradhawy)   

(SH/ITJ)

 BvABotBCAAAZtgF

1 thought on “Ingin Mengikuti Sekolah Pemikiran Islam? Begini Caranya

Comments are closed.