ITJ Cikarang Mengisi Malam Ahad Dengan Ilmu

Hampir di seluruh bagian wilayah Cikarang kala itu, sabtu 22/02/2014 didera gerimis romantis sejak dini hari hingga beduk isya menghilang.  Suasana begitu nyaman untuk segera ke tempat tidur sambil  tarik selimut selepas shalat isya, apalagi momentnya pas bagi jomblo untuk “matisuri”. Akan tetapi  malam itu ada agenda besar  #IndonesiaTanpaJIL (#ITJCikarang)  yaitu kajian bulanan di masjid At-Taufiq, Perumahan Taman Sentosa, Ds Sukaresmi Cikarang Selatan.Masjid dekat Pak @erteyoyo.

Waktu merambat perlahan hingga akhirnya menyentuh angka 20.30, suasana masjid At-Taufiq  telah ramai sesak oleh jama’ah yang jika dihitung  dihadiri sekitar 150-an jama’ah. Terlihat beberapa jamaah bapak-bapak, dan ibu-ibu yang membawa serta anak-anaknya. Hadir pula beberapa remaja. Subhanallah…

Ust. Akmal Sjafril (@malakmalakmal) sebagai pembicara juga sudah pegang senjata microphone dan dalam kondisi On-fire menyampaikan edukasi tentang Bahaya Liberalisasi Islam yang di sematkan sebagai thema kajian MATTA (Masjid At-Taufiq) . Ust. Akmal menyampaikan 6 (enam) poin yang menjadi dasar landasan Jaringan Islam Liberal (JIL) yaitu :

  1.  Membuka pintu ijtihad pada semua dimensi Islam.(penafsiran secara bebas sebebas-bebasnya)
  2.  Mengutamakan semangat religio etik, bukan makna literal teks.(menuhankan otak)
  3.  Mempercayai kebenaran yang relatif, terbuka dan plural.(tidak ada kebenaran mutlak)
  4.  Memihak pada yang minoritas dan tertindas.(membela minoritas yang sesat)
  5.  Meyakini kebebasan beragama.(prulaisme agama)
  6.  Memisahkan otoritas duniawi dan ukhrawi, otoritas keagamaan dan politik (anti syari’ah dan pro sekularisme)

 

Kajian MATTA merupakan acara pengajian rutin bulanan yang diselenggarakan oleh DKM At-Taufiq yang di ketuai H.Asep Asikin, malam itu kebagian giliran membahas liberalisme agama. Selain pengurus DKM nampak dihadiri juga Ust.DR.Suhairy Ilyas, MA (mentor Ust. Akmal Sjafril )  dan teman-teman penggiat #IndonesiaTanpaJIL Chapter Cikarang (#ITJCikarang /@itjcikarang) diantaranya : @erteyoyo, @ibnArnold @a22gung @msokheh @why_abiray dan seorang akhwat berinisial ‘semut kecil’ @indah2611.

Pada saat yang bersamaan dengan pemaparan kajian liberalisme tersebut, admin @itjcikarang juga melakukan ngetwit di tempat ( livetwit) dari lokasi peristiwa, silahkan check di timeline akun twitter @itjcikarang tertanggal 22/02/2014 malam.

Dalam pemaparannya Ust. Akmal menunjukkan beberapa twit para penggiat JIL, untuk membuktikan kesesatan pemikiran mereka. Juga memutar cuplikan film kesesatan dan hasil kerja orang-orang JIL, beberapa diantaranya di ambil dari situs jejaring Youtube tentang kegagahan kaum liberalis muda bertajuk “Area Bebas Tuhan” di IAIN Bandung.

Pembicara berpesan kepada jama’ah tentang bahaya laten kesesatan JIL atau secara umum liberalisme Islam yang berdampak merusak pondasi keimanan kaum muslimin, sehingga ragu dengan agama Islam bahkan bisa mengakibatkan Murtad (Na’uzubillah). Jama’ah insya Allah dapat menyimak kajian kali ini dengan baik, tersirat dari beberapa pertanyaan saat sesi tanya jawab,

Selepas acara berlangsung, teman-teman #ITJCikarang, kang Akmal dan pengurus DKM At-Taufiq bercengkrama dan beramah-tamah sesaat hingga waktu menunjukkan 22.00WIB.  (kl/ITJ)

 

IMG-20140224-WA0002