Siaran Pers ITJ: Hati-Hati Menjadi Liberal Tanpa Sadar!

Bismilllahirrahmanirrahiim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi Wabarakatuh.

Sabtu, 21 Desember 2013, Indonesia Tanpa JIL (ITJ) diundang dalam acara Talkshow Islamic Book Fair, Masjid Raya Bogor. Acara dimulai pukul 16.30 Wib. Sebelumnya peserta yang hadir menyaksikan tayangan video mengenai  Indonesia Tanpa Jil.

Dihadiri 50 peserta dan beberapa perwakilan dari @ITJDepok dan @ITJBekasi. Kordinator Pusat Ade Candra (@ariadecan) sebagai narasumber memukau peserta yang hadir. Dengan membawakan tema “Mengenal Lebih Dekat #IndonesiaTanpaJIL” yang dimoderatori oleh Indra Pratama (@RaihanAlfatih).

Dalam Talkshow ini ada beberapa poin yang disampaikan, antara lain. Pertama  Fenomena liberalisasi tanpa sadar yang dialami oleh masyarakat Indonesia diakibatkan oleh tayangan-tayangan dan opini media memperburuk moral dan citra umat Islam.

Salah satu fenomena liberalisasi tanpa sadar adalah, pertama, begitu mudahnya seseorang menjauhi sholat lima waktu. Misalnya. Saya sibuk untuk mencari nafkah anak dan istri, sehingga melupakan sholat. Dan itu lebih baik daripada saya sholat namun anak dan istri tidak ternafkahi.

Kedua, Kehancuran moral generasi muda akibat paham-paham sepilis (sekulerisme, pluralisme dan, liberalisme). Sekulerisme adalah memisahkan Islam. Islam itu dimesjid, jika diluar mesjid tidak usah beribadah. Sedangkan Pluralisme, menyamakan bahwa setiap agama itu adalah benar. Setiap agama mempunyai pintu-pintu syurga sendiri. Sedangkan Liberalisme adalah meliberalkan pemikiran masyarakat dengan cara memberikan opini. Contohnya,  Jilbab merupakan budaya Arab.

Maka untuk mencegah, dan meng-counter pemikiran tersebut,   anak-anak muda berinisiatif melawan pemikiran sepilis. Lahirnya ITJ (Indonesia Tanpa JIL), yang diawali dari hastag (#) di twitter, kemudian dukungan dari ulama, tokoh masyarakat, artis, musisi, dan masyarakat umum.

Gerakan ini kemudian menjadi sebuah harapan umat yang merebak tidak hanya di Ibukota, namun ke daerah-daerah di seluruh Indonesia.

Terakhir, acara yang diselenggarakan oleh @ITJBogor ini mengajak seluruh elemen masyarakat baik pelajar, mahasiswa, karyawan, organisasi-organisasi seperti LDK, ROHIS, Remaja Mesjid untuk bergabung bersama-sama berjuang melawan pemikiran sepilis.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi Wabarakatuh.

 

bogor1